Malang, kota dengan hawa sejuk. Hal semacam itu tidak beda lantaran letak geografis Malang yang dikelilingi oleh sebagian pegunungan, seperti pegunungan Bromo-Tengger, Gunung Semeru, Gunung Arjuna maupun Gunung Kawi. Serta karena ada gunung-gunung itu juga, Malang dianugerahi sangat banyak air terjun (coban) yang cantik.

Butuh travel malang juanda? silahkan klik tautan ” travel malang juanda “.

Berikut 10 air terjun di Malang serta sekelilingnya yang layak Anda kunjungi akhir minggu itu.

1. Coban Rondo

Coban Rondo yaitu air terjun paling tenar serta paling ramai pengunjungnya di Malang, terlebih saat akhir minggu. Air terjun yang ada di Pujon, Malang itu mempunyai ketinggian 84m serta debet air yang besar.

Bukan sekedar air terjun yang ada disini, Coban Rondo tawarkan banyak wahana yang menarik untuk dijajal, seperti labirin, rafting, bersepeda ataupun panahan. Banyak pula jajanan kuliner ciri khas Malang yang harus untuk dicicipi.

Coban rondo pas untuk dikunjungi jadi alternatif berlibur berbarengan keluarga maupun bareng teman dekat.

2. Coban Talun

Coban Talun adalah air terjun yang ada di Desa Tulungrejo, Batu. Object wisata itu mencakup bumi perkemahan, hingga banyak pengunjung yang datang bukan sekedar untuk lihat air terjun, namun juga untuk berkemah.

Untuk menuju air terjun dari tempat parkir mesti jalan terlebih dulu melalui rimba pinus yang sejuk serta menuruni lembah. Coban Talun memilki tinggi 75m serta aliran ke bawahnya membuat air terjun-air terjun mini bertingkat, benar-benar cantik!

3. Coban Jahe

Bila Coban Rondo telah ramai serta perlu tenaga ekstra untuk menuju Coban Talun, coba kunjungi Coban Jahe. Air terjun yang ada di Desa Pandansari, Kecamatan Jabung itu tidak kalah indah dengan coban-coban yang beda.

Air terjunnya sendiri telah tampak dari tempat parkir. Cuma perlu jalan seputar 1 menit melalui jalan yang telah diatur rapi dengan tanaman di kanan serta kiri jalannya. Di bawah air terjunnya terjadi kolam dangkal yang asik untuk berbasah-basahan. Karenanya ada batu-batu di sekelilingnya meningkatkan keeksotisan Coban Jahe itu.

4. Coban Siuk

Bila telah ke Coban Jahe, tidak ada kelirunya sekalipun bertandang ke Coban Siuk. Tempatnya berjarak seputar 30 menit dengan kendaraan dari Coban Jahe. Beberapa orang menyebutkan jalan menuju Coban Siuk seperti jalan ke Bromo lewat Nongko Jajar, menanjak serta berkelok-kelok, dengan suguhan pemandangan alam yang mengagumkan indah.

Dengan tempat yg tidak terlampau jauh dari kota serta aksesnya yang gampang dapat jadikan alternatif untuk keluar sesaat dari kebiasaan dengan bersantai nikmati segarnya Coban Siuk.

5. Coban Rais

Untuk kamu yang sukai bertualang menelusuri alam, Coban Rais mungkin saja alternatif. Untuk meraih tempat air terjun dari parkiran memerlukan saat seputar 1 jam jalan kaki dengan jalur rimba belantara serta menanjak, bikin perjalanan ke Coban Rais seperti mendaki gunung.

Tetapi janganlah cemas, lantaran rutenya terang serta banyak tersedia papan panduan, anda tidak bakal tersesat.

Selama perjalanan, anda bakal disajikan panorama aliran sungai, bahkan juga ada satu spot di mana jalannya dipenuhi oleh kupu-kupu yang cantik. Suhu di seputar air terjun sangatlah dingin, bahkan juga bila meyentuh airnya bakal merasa seperti menyentuh air es!

6. Sumber Pitu

Bila umumnya satu tempat cuma ada satu air terjun, Sumber Pitu tawarkan 7 air terjun sekalian satu tempat -sesuai namanya, pitu yang dalam Bhs Indonesia bermakna tujuh.

Dari tempat parkir, masih tetap mesti mendaki seputar 90 menit perjalanan. Tracknya sendiri memanglah cukup jauh serta menanjak. Melalui ladang warga serta perbukitan, ada juga kursi dibeberapa titik untuk istirahat. Tetapi ditanggung seluruhnya bakal terbayar saat telah tiba di tempat air terjun. Air terjun berpadu dengan hijaunya tanaman yang tumbuh di sekitarnya, yang dapat beri kesegaran mata saat memandangnya.

7. Coban Kodok

Tak jauh dari Sumber Pitu, ada Coban Kodok. Perlu seputar 30 menit perjalanan memakai kendaraan. Tempatnya belum juga di ketahui beberapa orang. Tak ada panduan untuk menuju air terjun itu, hingga mesti ajukan pertanyaan pada warga.

Kendaraan dititipkan pada tempat tinggal warga, lantaran masih tetap mesti jalan seputar 20 menit untuk hingga di tempat air terjun melalui perkebunan masyarakat seputar. Alam di sekelilingnya masih tetap sangatlah alami, lantaran memanglah belum juga banyak yang tahu air terjun yang satu itu.

8. Banyu Anjlok

Banyu Anjlok bila dalam Bhs Indonesia bermakna air jatuh. Air terjun itu tidak sama dari air terjun biasanya. Air terjun itu sangatlah unik, letaknya ada di pantai, hingga mempertemukan air tawar dengan air asin lewat cara yang tidak umum.

Ada di Lenggoksono, Tirtuyudo, air terjun itu dapat diraih lewat 2 cara. Pertama memakai perahu dengan menyewa pada nelayan dari Pantai Lenggoksono. Lalu yang ke-2 melalui jalan setapak, dengan jalan kaki seputar 30 menit. Sesungguhnya dapat dengan mengendarai sepeda motor, tetapi harus ekstra hati-hati lantaran di samping kiri jalan segera menghadap jurang.

Lantaran berada di pantai, terkecuali air terjun ada juga pasir putih serta bebatuan karang dengan ukuran besar yang bikin Banyu Anjlok makin lengkap.

Butuh travel juanda malang? silahkan klik tautan ” travel juanda malang “.

9. Coban Sewu

Sesuai sama namanya, Coban Sewu bermakna seribu air terjun. Tak terlalu berlebih, lantaran memanglah sangat banyak aliran air yang membantuk air terjun dalam satu tempat.

Tempatnya yang berada di perbatasan Malang-Lumajang bikin air terjun itu mempunyai 2 nama. Coban Sewu yaitu nama dari pintu masuk yang ada di Malang. Apabila dari Lumajang bernama Tumpak Sewu.

Track yang dilewati untuk turun ke Coban Sewu yaitu jalan yang di buat oleh warga berbentuk tangga-tangga yang terbuat dari bambu. Mesti terus waspada saat menuruninya. Setelah tiba dibawah, anda bakal terbuai lihat keindahan Coban Sewu. Namun untuk kamu yg tidak turun, terus dapat nikmati kecantikannya dari atas sembari memakan makanan di warung-warung di seputar.

10. Coban Perlahangi

Yang paling akhir yaitu Coban Perlahangi. Dinamakan demikian lantaran bila mujur, anda temukan bias perlahangi di air terjun itu.

Coban Perlahangi telah tak asing untuk beberapa pendaki Gunung Semeru, lantaran tempatnya searah dengan perjalanan menuju Ranu Pani. Karena kecantikannya tak heran bila yang datang ke sini bukan hanya wisatawan lokal, namun juga turis asing. Untuk menuju air terjun masih tetap mesti jalan 30 menit.

Air terjun itu sangatlah indah serta mempunyai ketinggian seputar 110m. Air hempasannya bisa dirasa dari jarak cukup jauh serta dapat bikin baju jadi basah. Ada peringatan tidak untuk diijinkan mendekati air terjun.